Siapakah Nephilim itu?
Belakangan ini dalam dunia penafsiran (hermeneutika) berkembang suatu pengajaran yang mengajarkan bahwa sebelum Adam dan Hawa diciptakan, Allah telah menciptakan manusia lain yg tidak memiliki roh atau disebut Nephilim. Manusia jenis inilah yang juga diklaim golongan ini sebagai jenis manusia yang kawin dengan Kain, anak Adam. Istri Kain berasal dari manusia tanpa roh tersebut. Mereka mengatakan bahwa ketika banjir pada zaman Nuh terjadi, maka musnahlah golongan Nephilim tersebut.
Apakah memang demikian? Mari kita bedah apa yang dinyatakan Firman Tuhan (Alkitab) sehubungan dengan hal itu berdasarkan analisa yang komprehensif berdasarkan bahasa aslinya.
Apakah ada manusia selain Adam & Hawa yg pertama diciptakan Allah?
A. Kebenaran Perjanjian Lama:
Kejadian 1:27
LAI TB, Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
KJV, So God created man in his own image, in the image of God created he him; male and female created he them.
Kita buktikan dari text bahasa aslinya, sbb :
Hebrew (Ibrani),
וַיִּבְרָא אֱלֹהִים ׀ אֶת־הָאָדָם בְּצַלְמֹו בְּצֶלֶם אֱלֹהִים בָּרָא אֹתֹו זָכָר וּנְקֵבָה בָּרָא אֹתָם׃
Translit, VAYIVRA’ ‘ELOHIM ‘ET-HA’ADAM BETSALMO BETSELEM ‘ELOHIM BARA’ ‘OTO ZAKHAR UNEQEVAH BARA’ ‘OTAM
Translit Interlinear :
VAYIVRA’ {dan Dia menciptakan} ‘ELOHIM {Allah} ‘ET-HA’ADAM {manusia itu} BETSALMO {pada gambar-Nya} BETSELEM {pada gambar} ‘ELOHIM {Allah} BARA’ {Dia menciptakan} ‘OTO {-Nya} ZAKHAR {laki-laki} UNEQEVAH {dan perempuan} BARA’ {Dia menciptakan} ‘OTAM {mereka}
Perhatikan penanda obyek langsung ‘ET dalam ‘OTO (-nya) dan ‘OTAM (mereka).
‘OTO adalah ‘ET (tanda obyek langsung) diikuti suffiks pronomina orang ketiga “tunggal“.
‘OTAM berarti “mereka”, dalam bentuk jamak yaitu laki-laki dan perempuan.
Kejadian 5:2
LAI TB, laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Ia memberkati mereka dan memberikan nama ‘Manusia’ kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan.
KJV, Male and female created he them; and blessed them, and called their name Adam, in the day when they were created.
Hebrew,
זָכָר וּנְקֵבָה בְּרָאָם וַיְבָרֶךְ אֹתָם וַיִּקְרָא אֶת־שְׁמָם אָדָם בְּיֹום הִבָּרְאָם׃ ס
Translit interlinear, ZAKHAR {laki-laki} UNEQEVAH {dan perempuan} BERA’AM {Dia menciptakan mereka} VAVAREKH {dan Dia memberkati} ‘OTAM {mereka} VAYIQRA’ {dan Dia memanggil} ‘ET-SYEMAM {nama mereka} ‘ADAM {Adam} BEYOM {pada hari} HIBARE’AM {mereka diciptakan}
Manusia laki-laki (ditulis dalam bentuk tunggal), manusia perempuan (Hawa) juga ditulis dalam bentuk tunggal.
John Gill dalam Exposition of the entire Bible mengatakan,” not that man was created an hermaphrodite, or with two bodies, back to back united together, and afterwards cleaved asunder, as the Jews fabulously say; but first God made man, or the male, out of the dust of the earth, and infused a rational soul into him; and then out of one of his ribs made a female, or woman, who was presented to him as his wife, that so their species might be propagated; and only one male and one female were created, to show that hereafter a man was to have at a time no more wives than one.”
Kesimpulan:
Berdasarkan analisa teks bahasa Ibrani, Allah hanya menciptakan satu laki-laki (Adam) dan satu perempuan (Hawa). Hal itu dibuktikan dengan penggunaan bentuk tunggal dalam tata bahasa Ibrani.
B. Kebenaran Perjanjian Baru:
1 Korintus 15:45
LAI TB, Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
KJV,
And so it is written, The first man Adam was made a living soul; the last Adam was made a quickening spirit.
Textus Receptus (TR), ουτως και γεγραπται εγενετο ο πρωτος ανθρωπος αδαμ εις ψυχην ζωσαν ο εσχατος αδαμ εις πνευμα ζωοποιουν
Translit interlinear, houtôs {demikian} kai {pula} gegraptai {(itu) tertulis} egeneto {menjadi} ho prôtos {yang pertama} anthrôpos {manusia noun – (nominative singular masculine)} adam {adam} eis {menjadi} psukhên {jiwa/ makhluk} zôsan {yang hidup} ho eskhatos {terakhir} adam {Adam} eis {menjadi} pneuma {Roh} zôopoioun {yang menghidupkan}
Dosa pertama dilakukan Adam, dan dosa ini disebut “dosa Adam”. Dosa terjangkit dari satu manusia pertama, Adam. Rasul Paulus kemudian merujuk kepada satu manusia yang dia beri istilah “Adam Akhir” yaitu Yesus Kristus yang memusnahkan “dosa Adam”.
Nah, jikalau dahulu ada “manusia yang lain”, maka tentu saja ada manusia yang tidak terjangkit dosa dan keturunannya tidak perlu korban Yesus Kristus di kayu salib. Ini jelas akan bentrok dengan pernyataan Alkitab dalam Roma 3:23 yang menyatakan bahwa semua manusia telah berbuat dosa serta kehilangan kemuliaan Allah.
Lukas 3:38
anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.
Perhatikan: Kitab suci mengurutkan Adam sebagai anak Allah (ciptaan Allah) dan bukannya nama manusia lain.
1 Timotius 2:13
Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
Kesimpulan:
Perjanjian Baru mengajarkan bahwa Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah. Dari Adam-lah (dan Hawa, istrinya) lahir generasi-generasi manusia berikutnya.
Analisa kata NEPHILIM
Kaum “NEPHILIM” adalah manusia biasa, bukan makhluk menyerupai manusia, bukan pula makhluk yang ditafsirkan sebagai “keturunan malaikat-malaikat yang jatuh” ataupun raksasa.
נפלים – NEPHILIM. Akar kata “NEPHILIM” adalah נפל - NAPHAL, “he fell“. (Strong’s Hebrew and Greek Dictionaries).
Kita kaji ayatnya bersama sbb :
Kejadian 6:4
LAI TB, Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.
KJV, There were giants in the earth in those days; and also after that, when the sons of God came in unto the daughters of men, and they bare children to them, the same became mighty men which were of old, men of renown.
Septuaginta, οι δε γιγαντες ησαν επι της γης εν ταις ημεραις εκειναις και μετ’ εκεινο ως αν εισεπορευοντο οι υιοι του θεου προς τας θυγατερας των ανθρωπων και εγεννωσαν εαυτοις εκεινοι ησαν οι γιγαντες οι απ’ αιωνος οι ανθρωποι οι ονομαστοι
Translit, hoi de gigantes êsab epi tês gês tais hêmerais ekeinais kai met ekeino hôs an eseporeuonto hoi huioi tour theou pros thugateras tôs enthrônon kai egennetas heautois eheinoi hêsan hoi gigantes hoi an aiônos hoi anthrônoi hoi anomastoi
Bandingkan dengan terjemahan lainnya:
Jewish Publication Society Tanakh (JPST),
The Nephilim were in the earth in those days, and also after that, when the sons of God came in unto the daughters of men, and they bore children to them; the same were the mighty men that were of old, the men of renown.
New American Standard Bible (NASB),
The Nephilim were on the earth in those days, and also afterward, when the sons of God came in to the daughters of men, and they bore children to them. Those were the mighty men who were of old, men of renown.
New International Version (NIV),
The Nephilim were on the earth in those days—and also afterward—when the sons of God went to the daughters of men and had children by them. They were the heroes of old, men of renown.
Revised Standard Version (RSV),
The Nephilim were on the earth in those days, and also afterward, when the sons of God came in to the daughters of men, and they bore children to them. These were the mighty men that were of old, the men of renown.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
הַנְּפִלִים הָיוּ בָאָרֶץ בַּיָּמִים הָהֵם וְגַם אַחֲרֵי־כֵן אֲשֶׁר יָבֹאוּ בְּנֵי הָאֱלֹהִים אֶל־בְּנֹות הָאָדָם וְיָלְדוּ לָהֶם הֵמָּה הַגִּבֹּרִים אֲשֶׁר מֵעֹולָם אַנְשֵׁי הַשֵּׁם׃ ף
Translit, “HANEPHILIM HAYU VA’ARETS BAYAMIM HAHEM VEGAM ‘AKHAREI-KHEN ‘ASYER YAVO’U BENEY HA’ELOHIM ‘EL-BENOT HA’ADAM VEYALEDU LAHEM HEMAH HAGIBORIM ‘ASyER ME’OLAM ‘ANSYEY HASYEM“
Dalam naskah Biblia Hebraica Stuttgartensia (BHS Hebrew) kata yang merujuk dengan “NEPHILIM” ini dijelaskan lagi dengan kata Ibrani lainnya yaitu “GIBOR” :
Menurut Leksikon Ibrani :
נפלים - NEPHILIM, adalah bentuk jamak dari נפיל - NEPHIL, yang berasal dari akar kata : נפל - NAPHAL; properly, a feller, i.e. a bully or tyrant:–giant. (Strong’s Hebrew and Greek Dictionaries).
גבר - GIBOR : powerful; by implication, warrior, tyrant:– champion, chief, X excel, giant, man, mighty (man, one), strong (man), valiant man. (Strong’s Hebrew and Greek Dictionaries).
1) נפלים - NEPHILIM, orang-orang raksasa
KJV dan LAI : menterjemahkannya dengan ‘giants’ (= raksasa)
NASB/NIV/RSV: tidak menterjemahkah kata “NEPHILIM” melainkan mentransliterasikannya dengan kata ‘the Nephilim’
Terjemahan “NEPHILIM” menjadi ‘giants / raksasa’ sebagaimana ada di LAI dan KJV ini timbul karena:
Merujuk pada Septuaginta / LXX (Perjanjian Lama terjemahan bahasa Yunani) yang lebih dulu menterjemahkannya dengan kata γιγαντες – gigantes (raksasa). Terjemahan ini tidak terlalu salah, karena memang menunjukkan bahwa orang “Nephilim” itu mempunyai ukuran tubuh yang besar yang diperjelas dengan kata “GIBOR”. (Selanjutnya, akan dijelaskan di bawah nanti)
2) גבר - GIBOR, orang-orang gagah perkasa
Ini menunjukan bahwa orang “NEPHILIM” adalah orang-orang yang mempunyai kekuatan fisik atau kepandaian berkelahi yang hebat.
3) השם - HASYEM (harfiah, sang nama) renown/orang-orang kenamaan/terkenal
Ini menunjukkan bahwa orang “NEPHILIM” ini terkenal karena jahatnya. Jadi, arti ayat 4 seluruhnya ialah: pada waktu itu sudah ada perampok-perampok, tetapi lalu dengan adanya perkawinan campuran antara anak-anak Allah (keturunan Set yang saleh) dan anak-anak manusia (keturunan Kain yang jahat), lalu lahir lagi orang-orang yang sejenis dengan perampok-perampok itu.
Penafsir Alkitab seperti H.C. Leupold percaya bahwa “anak-anak Allah” adalah keturunan Set, turunan ilah yang diceriterakan dalam bab pendahuluan (Kejadian 4:25-5:32). Leopold menulis, “Tetapi siapakah ‘anak-anak Allah’ ini? Tak lain tak bukan, bangsa Sethites.” (H.C. Leupold, Exposition of Genesis, Vol. 1 (Ann Arbor, MI: Wartburg Press, 1942), p. 250). Keturunan Set menjadi pemberontak dan kawin secara tak pandang bulu dengan “anak-anak perempuan manusia,” (keturunan Kain) dengan hanya melihat penampilan fisik, tanpa mengindahkan keilahian. .
Perkawinan campuran itu menyebabkan orang berdosa makin banyak!
Lebih lanjut tentang kata נפלים – NEPHILIM :
Sesuai Leksikon Ibrani, yang menghubungkan נפלים - NEPHILIM dengan akar katanya yaitu נפל - NAPHAL “jatuh”; Maka makna kata “NEPHILIM”, bisa juga berarti:
a) ‘to fall’ (= jatuh).
Mungkin semua orang yang bertemu mereka jatuh tersungkur karena takut kepada mereka.
b) ‘to fall upon / to attack’ (= menyerang).
Jadi, “NEPHILIM” berarti penyerang, bandit, perampok.
Kedua arti ini bisa digabungkan. Jadi, kata “NEPHILIM” menunjuk kepada perampok-perampok yang ditakuti orang.
Keil and Delithzsch Commentary on the Old Testament mengutip penafsiran Marthin Luther yang mengatakan bahwa arti Nephilim adalah, “tyrants” “they were called Nephilim because they fell upon the people and oppressed them.”
Untuk itulah mengapa dalam JPST/NIV/NASB/RSV memilih tidak menterjemahkan kata ini, dan kemudian ‘mentransliterasikannya’ saja dengan kata ‘the Nephilim’. Lebih lanjut pertimbangan JPST/NASB/NIV/RSV itu tidak menterjemahkan kata נפלים - NEPHILIM, karena ada ayat yang dapat dihubungkan dengan Kejadian 6:4, sbb :
* Bilangan 13:33
LAI TB, Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.”
KJV, And there we saw the giants, the sons of Anak, which come of the giants: and we were in our own sight as grasshoppers, and so we were in their sight.
Septuaginta, και εκει εωρακαμεν τους γιγαντας και ημεν ενωπιον αυτων ωσει ακριδες αλλα και ουτως ημεν ενωπιον αυτων
Translit, kai ekei heôrakamen tous gigantas kai êmen enôpion autôn hôsei akrides alla kai houtôs êmen enôpion autôn
Bandingkan dengan :
JPST, And there we saw the Nephilim, the sons of Anak, who come of the Nephilim; and we were in our own sight as grasshoppers, and so we were in their sight.’
NASB, “There also we saw the Nephilim (the sons of Anak are part of the Nephilim); and we became like grasshoppers in our own sight, and so we were in their sight.”
NIV, We saw the Nephilim there (the descendants of Anak come from the Nephilim). We seemed like grasshoppers in our own eyes, and we looked the same to them.”
RSV, And there we saw the Nephilim (the sons of Anak, who come from the Nephilim); and we seemed to ourselves like grasshoppers, and so we seemed to them.”
Hebrew,
וְשָׁם רָאִינוּ אֶת־הַנְּפִילִים בְּנֵי עֲנָק מִן־הַנְּפִלִים וַנְּהִי בְעֵינֵינוּ כַּחֲגָבִים וְכֵן הָיִינוּ בְּעֵינֵיהֶם׃
Translit, VESYAM RAINU ‘ET-HANEFILIM BENEY ‘ANAQ MIN-HANEPHILIM VANEHI VE’EINEINU KAKHAGAVIM VEKHEN HAYINU BE’EINEIHEM
Perhatikan Kata “NEPHILIM” pun diberikan kepada bangsa Kanaan, suku Enak.
Kalau kita menghubungkan Kejadian 6:4 dengan Bilangan 13:33 ini. Kita bisa melihat, sajian terjemahan JPST/NASB/NIV/RSV lebih tepat, dimana kata “NEPHILIM” tidak diterjemahkan sebagaimana Septuaginta, melainkan disalin hurufnya saja (transliterasi).
Terjemahan NIV ini lebih cocok dengan konteks dibandingkan dengan terjemahan Septuaginta/KJV/LAI di atas yang menterjemahkan kata “NEPHILIM” dengan raksasa (gigantes). Walaupun memang dengan menghubungkan kata “NEPHILIM” dengan kata Ibrani lainnya “GIBOR”, menunjuk bahwa kaum “NEPHILIM” ini berbadan besar. Tatapi kaum “NEPHILIM” adalah manusia biasa.
Pertimbangan lain bagi NIV tidak menterjemahkan kata “NEPHILIM” adalah melihat konteks ayat, dimana Kejadian 6:4 ini berbicara tentang dosa manusia secara moral, bukan berbicara tentang “ukuran tubuh”.
Malah kalau tahu-tahu ayat 4 ini dihubungkan dengan tentang ukuran tubuh (sebagaimana Septuaginta menterjemahkannya), justru kata Yunani gigantes (=raksasa) itu tidak sesuai dengan konteks atau tidak berhubungan dengan konteks.
Dilain pihak jika kata “NEPHILIM” diartikan perampok, itu lebih sesuai dengan konteks ayat.
Kesimpulan :
- Manusia yang pertama kali diciptakan Allah adalah ADAM dan HAWA. Itulah yang dinyatakan dari studi kata terhadap Alkitab.
- Tidak ada manusia lain yang diciptakan selain Adam dan Hawa. Manusia baru disebut manusia apabila ia terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Seperti yang dinyatakan firman Tuhan dalam 1Tesalonika 5:23, “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”
- Jika ada klaim bahwa ada manusia tanpa roh, berarti melanggar kodrat. Karena manusia tanpa roh = mayat. Tidak mungkin bukan, bila dikatakan bahwa keturunan Adam kawin dengan mayat? :P
- Kaum “NEPHILIM” adalah manusia biasa yang lahir dari perkawinan campur antara Keturunan SET yang hidup saleh (anak-anak Allah) dengan Keturunan KAIN (anak-anak manusia) yang hidup duniawi. Mereka bukan manusia yang hidup diluar jalur Adam. Apalagi dijelaskan dalam bagian lain dalam Alkitab bahwa “NEPHILIM” adalah juga nama dari suku Enak, bangsa Kanaan (Bilangan 13:33).
- Pengertian umum “Raksasa” dalam dongeng adalah makhluk yang menyerupai manusia, berbadan tinggi besar. Tetapi ‘raksasa’ (Inggris, Giant, Yunani gigantes) di dalam Alkitab bukanlah dongeng, bukan pula makhluk non-manusia, melainkan manusia biasa yang memiliki tubuh yang besar melebihi ukuran normal, misalnya dalam kisah lain bisa kita temukan juga orang yang bernama GOLIAT (1 Samuel 17:4) yang tinggi badannya dirinci “enam siku satu jengkal”, kira-kira tingginya 3.2 meter dengan merujuk pada ukuran 1 siku = 52.5cm.
Meskipun mungkin tidak setinggi Goliat, bukankah masih kita temukan manusia-manusia seperti itu di zaman sekarang, terutama yang tingginya melebihi ukuran normal, seperti misalnya para pemain basket NBA yang rata-rata bertinggi tubuh 2 meter?

Referensi:
Alkitab (bahasa Ibrani, Yunani, Inggris, Indonesia)
H.C. Leupold, Exposition of Genesis, Vol. 1 (Ann Arbor, MI: Wartburg Press, 1942
John Gill Exposition of the entire Bible
Keil and Delithzsch Commentary on the Old Testament
Strong’s Hebrew and Greek Dictionaries
www.sarapanpagi.org
Download format PDF (e-book)







Perkenalkan nama Saya Gunawan. Saya adalah yang mengakui sebelum Adam sudah ada manusia. Kalau yang membaca tulisan Bang Bobby, sepertinya benar, tetapi itu menurut Abang, tetapi Alkitab tidak katakan bahwa Adam dan Hawa adalah manusia pertama.
Saya tidak ingin membenarkan pendapat saya dan juga Bang Bobby juga pasti mencari Kebenaran yang dari pada mulannya. Sewaktu Bang Bobby membaca Alkitab Kejadian 1:27 dan Kejadian 2:7 merasakan ga ada yang janggal? Pasti semua orang yang baru percaya Yesus dan membaca Alkitab pertama kali akan merasa janggal tetapi karena sudah di doktrin oleh Gereja atau Pendeta maka diam saja dan meng-iya-kan.
Tetapi syukur lah Bang Bobby juga mencari Kebenaran Alkitab, dengan menulis bahwa Adam dan Hawa adalah manusia pertama berarti Bang Bobby pasti pernah menyelidiki untuk mengetahui apakah benar sebelum Adam dan Hawa sudah ada manusia yang memenuhi bumi.
Saya ingin sekali berbincang banyak dengan Bang Bobby, tetapi sebelum itu Bang Bobby tolong jawab pertanyaan saya dulu ya:
1. Kejadian 1:27 manusia diciptakan laki-laki dan perempuan. Mereka diciptakan pada hari yang sama dengan binatang diciptakan. Jika Abang katakan mereka adalah Adam dan Hawa berarti Hawa juga diciptakan donk, sedangkan Hawa rohnya dibagikan dari roh Adam. Hawa tidak diciptakan tetapi dijadikan dari tulang rusuk Adam. Jika Abang katakan Adam dan Hawa diciptakan bersamaan seperti di Kejadian 1:27 berarti Allah menciptakan 2 roh, 1 roh Adam dan 1 roh Hawa. Jika ada 2 keberadaan roh, berarti Yesus datang dari roh siapa, roh Adam atau roh Hawa dan manusia diwariskan roh nya dari roh siapa? roh Adam kah atau roh Hawa kah? Yesus datang untuk menebus dosa roh siapa? roh Adam kah atau roh Hawa kah?
2. Kain setelah membunuh adiknya, kain takut jika dia ketemu orang dan takut dibunuh hingga Allah memberi tanda kain. Jika hanya Adam, Hawa, Kain dan Habel. Setelah kain bunuh adiknya untuk apa dia takut? Dan ayat Alkitab tidak akan mencatat bahwa Allah akan membalas kepada orang yang akan ditemui oleh Kain. Jika Abang katakan ada keturunan Adam juga berarti Abang sudah menambahkan ayat-ayat yang tidak ada.
3. Adam punya kampung halaman di Kejadian 3:23. Adam juga punya orang tua di Kejadian 2:24 tetapi Hawa tidak punya orang tua.
4. kain mendirikan suatu kota, yang dinamakan kota Henokh. Jika suatu “kota” Abang pasti taulah pasti sudah banyak orang.
5.Jika Abang katakan bahwa Adam dan Hawa diciptakan dan sudah ada roh, lalu dikejadian 2:7 utnuk apa Allah berikan roh lagi. Jika Abang bilang bukan roh tetapi nafas hidup, bukankah mereka itu mayat?
Terima kasih Bang Bobby, tolong dijawab pertanyaan saya ya bang.
Oleh: gunawan on Februari 13, 2009
at 5:22 pm
Shalom Bro Gunawan
Saya akan menjawab berdasarkan firman Tuhan sebagai standar kebenaran tertinggi umat Kristiani.
Bro menulis, “tetapi Alkitab tidak katakan bahwa Adam dan Hawa adalah manusia pertama.”
Pernyataan itu tidak tepat bro, karena Alkitab jelas menulis bahwa mereka adalah manusia pertama. Perhatikan ayat berikut:
1 Korintus 15:45
Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.”
Lukas 3:38
anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.
1 Timotius 2:13
Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
Untuk point-point berikutnya yang bro tanyakan.
Point 1 & 5: Kejadian 1:27 merupakan garis besar penciptaan manusia pertama. Prosesnya dijabarkan dalam Kejadian 2:1-23. Ditulis demikian, “…Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangunNyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” Jelas bukan?
Sekarang perhatikan Kej 2:7 “ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”
Allah menciptakan Adam dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup (roh) kepadanya. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam. Bahan penciptaan keduanya berbeda. Adam dari debu tanah, Hawa dari rusuk Adam.
Urutan penciptaan keduanya persis seperti yg dinyatakan dlm 1 Timotius 2:13 “Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.”
Allah tidak menciptakan roh yang berbeda. Adam adalah manusia sempurna yg terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Demikian juga dengan Hawa dan seluruh manusia sampai sekarang. Alkitab menjelaskan demikian, ”Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1 Tes 5:23).
Point 2: Baca baik-baik Kitab Kejadian pasal 4-5. Ditulis disana bahwa Adam dan Hawa beranak cucu dan bertambah banyak. Setelah Kain dan Habel, anak mereka adalah Set dan banyak lagi. Umur manusia zaman tersebut sangat panjang mencapai ratusan tahun. Sangat mungkin sekali Kain ketakutan, karena bisa saja adik-adiknya atau keponakannya akan membalas dendam akan kematian Habel. Itulah sebabnya, Allah memberi tanda pada dia agar jangan menjadi korban balas dendam (dibunuh).
Point 3: Adam tidak punya kampung halaman seperti kita orang Indonesia, yang mungkin berasal dari suku Jawa namun menetap di Jakarta dsb. Kej 3:23 konteksnya jelas sekali, bahwa akibat dosanya, maka Adam diusir keluar dari taman Eden. Kemana? Ke tanah yang bukan taman Eden, ke tempat yang mereka harus bekerja keras untuk bisa menuai dan makan. Beda dengan keadaan di Eden, yang “mau makan tinggal ambil saja”.
Adam juga tidak punya orang tua. Karena hasil ciptaan langsung oleh Allah. Kej 2:24 itu bukan menjelaskan tentang orang tua Adam. Perhatikan isinya, ”Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.” Ayat tersebut berbicara tentang prinsip perkawinan Kristen yg monogami (satu laki-laki dan satu perempuan) seperti Adam dan Hawa.
Point 4: Benar, bahwa Kain mendirikan suatu kota. Namun kota dalam pengertian disitu tidak sama dengan pengertian masa kini, yang berarti satu tempat dengan ratusan ribu atau jutaan penghuni. “Kota” dalam Kitab Kejadian 4:17, berasal dari bahasa Ibrani ‛îyr yang artinya adalah a place guarded by waking or a watch (Kamus Strong’s Hebrew and Greek Dictionaries). Silahkan diartikan sendiri maknanya.
Oleh: Bobby Butar Butar on Februari 14, 2009
at 9:07 am
Terima kasih Bang atas responnya, tetapi masih jauh…
Saya akan mencoba menanggapi 1 saja respon dari Abang mengenai point 3 mengenai Kejadian 2:24 dimana Abang katakan bahwa ayat itu untuk prinsip perkawinan yang monogami. Tanggapan yang lain nanti karena akan terlalu panjang.
Berikut ini saya berikan cerita nih…
Misalkan Abang sebagai Pendeta lalu saya dan istri saya ingin menikah dan pemberkatan nikah dilakukan sama abang. Saya punya orang tua dan calon istri saya punya orang tua. Pada hari “H” dimulailah pemberkatan nikah kami lalu Abang sebagai Pendeta yang meminta berkat kepada Allah lalu berucap, bla…bla…
Lalu sampai lah pada kata-kata : “Oleh sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya…sehingga keduanya menjadi satu daging….eits…nanti dulu sayaa berteriak….apakah Bapak Pendeta buta…bego atau ndablek, jelas-jelas istri saya punya orang tua kok tidak diucapkan bahwa istri saya pun meninggalkan orang tuanya dan bersatu dengan saya.
kalau cara pemberkatan nikah seperti itu pasti saya akan tonjok itu Pendeta dan saya akan usir dia dang saya meminta ganti dengan yang lain, Mengapa? berarti Pendeta itu sudah menyumpahi calon mertua saya sudah meninggal dan menganggap saya menikah dengan seorang perempuan yatim piatu.
Mengapa hal itu bisa terjadi???
Abang bilang ayat itu ditujukan kepada Adam, lalu dijelaskan bahwa Adam akan meninggalkan orang tuanya tetapi kepada Hawa tidak dikatakan meninggalkan orang tuanya, Mengapa? Karena Adam memang punya orang tua dana Hawa tidak punya orang tua karena dia diambil dari tulang rusuk Adam maksudnya roh Hawa dibagikan dari roh Adam.
Abang yang menyatakan Adam meninggalkan orang tua berarti Abang sendiri sudah menjawabnya
Terima kasih.
Sebenarnya tanpa sadar Bang Bobby sudah menjawab dengan sendirinya bahwa Adam itu punya orang tua, berarti sebelum Adam sudah banyak orang yang memenuhi bumi.
Oleh: gunawan on Februari 14, 2009
at 11:24 am
Waduh….kenapa anda hilangkan komentar saya yang ke 2. Apakah anda takut ketahuan belangnya Bang Bob??? Be Gentle lah, ga ada yang harus ditutup-tutupi, kalau yang saya komentari bahwa Adam dan Hawa bukan manusia daging pertama kenapa anda harus men-delete komentar saya, jika saya salah pasti akan terbukti dengan berjalannya waktu.
Karena benar bahwa sebelum Adam sudah ada manusia, bukan begitu Bang?
Oleh: gunawan on Februari 15, 2009
at 1:49 pm
Shalom Gunawan..
Saya tdk hapus comment you..sy kan tdk ol setiap hari, jd waktu kamu kasih comment yg kedua, tentu saja sy tdk tahu.
Skrg sy ol, tahu2 sdh ada comment ketiga dari kamu. Ya sudah, saya muat sekalian dan saya jawab sekalian juga.
Dari awal sy sdh garis bawahi bahwa jawaban sy berpatokan pada Alkitab (sbg standar Kristiani).
Bro meributkan bahwa Adam punya orang tua, dgn menafsir dr Kej 2:24 itu. Begini, ayat2 firman Tuhan tdk bertentangan. Kalau penafsiran kamu dipaksakan, berarti tdk sejalan dgn:
1 Korintus 15:45
Seperti ada tertulis: “MANUSIA PERTAMA, ADAM menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.”
Lukas 3:38
anak Enos, anak Set, anak ADAM, anak ALLAH.
1 Timotius 2:13
Karena ADAM yang PERTAMA DIJADIKAN, kemudian barulah Hawa.
Ketiga ayat tsb JELAS sekali mengatakan bahwa ADAM adalah Manusia CIPTAAN Allah yang PERTAMA.
Kalau kamu tdk percaya ayat2 tsb, saya tdk bisa paksa. Jawaban saya akan segaris dgn firman Tuhan.
Kiranya Tuhan Yesus memberikan pencerahan.
Blessings,
Oleh: Bobby Butar Butar on Februari 17, 2009
at 12:47 pm
Suatu pemaparan yg baik dgn bukti2 linguistiknya. Secara jujur sy ingin mengungkapkan pemahaman sy yg msh dangkal dlm ranah teologis semacam ini. Sy tdk bermaksud membela siapapun, justru masing2 memiliki konsepnya sendiri.
Sy lbh setuju jika konsep pemikiran yg kita punya untuk dishare. Bukankah pemikiran tsb kita anggap yg paling bener sebagai kebenaran kita sendiri ??? Namun kita harus hati-hati, jangan sampai pengetahuan yang kita dapat untuk mengecam orang lain. Kebenaran juga digunakan untuk membebaskan dan membawa orang untuk berjumpa dengan Yesus, bukankah itu semua dasar Alkitab yg kita gunakan semata-mata hanya untuk manusia mengerti akan kasih Allah melalui Yesus ??? Kebenaran digunakan bukan untuk sebaliknya, untuk mengkritik orang yg berbeda pemikiran dengan kita. Siapakah kita ini di mata Tuhan ?? Bukankah kita ini manusia yang sangat terbatas untuk memahami Allah yang sangat tidak terbatas ??
Penulis disini memiliki hak nya untuk menulis. Pembaca juga diberikan hak untuk menanggapi, namun secara etika hendaknya digunakan dengan bijak. Bukan untuk memperdebatkan prinsip pemahaman masing-masing yang tidak akan pernah ketemu akhirnya. Kesan yang di tangkep diatas bukan untuk bertanya karena memang ingin tau, tetapi terkesan untuk menyerang karena beda pandangan. Liat saja di blog2 seperti sabdaspace, sampai kapanpun tidak akan ketemu jawaban paling benar.
Jadi sy sebagai pembaca, mohon mari kita saling menghargai. Jika ingin menkritik dengan pemikiran sendiri silakan bikin blog sendiri yang isinya pemikiran tsb, alangkah lebih baiknya bukan, sehingga orang2 yang seperti saya yg benar2 ingin cuma membaca dan bertanya ingin tau, bukan untuk meperdebatkan, tidak merasa terganggu. Mohon maaf kalau sy salah.
Jujur sy sendiri melihat beberapa argumen ps. Bobby dengan ayat2nya ada benarnya. Namun secara jujur, sy sendiri masih meyakini sebagian yang dikatakan oleh gunawan.
Untuk komentar gunawan mengenai Adam meninggalkan orangtuanya. Ini konteks yg tdk boleh dipahami krn adam memiliki orang tua dan hawa tidak. Kutipan ayat ini juga ada pada Matius 19 : 1-12. Kalau yg ini sy kurang setuju. Bukan berarti kalo tdk disebutkan tidak memiliki orang tua. Bagaimana nantinya dengan Matius 1:1-17 dimana semua silsilah ditulis tanpa menyebut garis keturunan ibu??
Untuk jawab no.1 menurut sy prinsip penciptaan sudah digenapi sampe diciptakan manusia manurut Kej 1:26-28. Setelah Allah beristirahat ada satu prinsip yg mengatur sistem kehidupan di dunia ini. Allah memberikan kuasa pengaturan dunia ini menurut hukum alam. Sseperti jika laki bersetubuh dgn permpuan maka dapat hamil. Ini sebabnya tdk dibahas ttg pembagian roh sebab sudah dengan sendirinya roh manusai selanjutnya berasal dr Adam. Sama seperti kita. Ingatlah Yesus dilahirkan secara fisik manusia dr Maria, tapi DIA berasal dr Roh Allah. Jadi jelas rohnya merupakan Roh Allah itu sendiri. Kadang Allah bs bekerja di luar sistem yg diciptakanNya sendiri, ini yg kita kenal dengan mukjizat.
untuk point 2. Sy setuju nih dgn gunawan … sy sendiri pernah membaca tulisan yg pernah memuat tema spt ini. Salah satunya argumen yg digunakan adalah spt pertanyaan 2 ini. Memang sanggahan ps. bobby juga mungkin benar. Bisa saja yg ditemui adalah keturunan2 selanjutnya. Tapi inilah susahnya kalo kita mau memahami misteri Illahi yg tersembunyi, yg menurut sy mkn bukan tujuan utama Allah dgn ayat2 spt ini. Sebab jika semua kisah ditulis maka bible gak cukup menulisnya. Maka ada hal2 yg kadang tidak ditulis karena mkn tidak pokok utama. Tidak ada arti yg pokok untuk dibahas. Tapi ada juga yg jika tidak ditulis punya alasan teologis mendasar, spt silsilah, karena sistem Yahudi lebih paternalistik. Nah hal2 spt ini menurutku masuk ranah yg misteri. Apapun asumsi kita bisa benar bisa salah. Dan tdk mempengaruhi keselamatan kita. Maka kita bs aja berbeda pandangan.
Nah sy sendiri pernah baca buku tp sy cari2 kok hilang. Nanti sy coba cari lagi. Atau mkn beli lagi. Bukunya karangan Watchmann Nee. Dia juga memiliki asumsi tp lupa2 ingat dah apa yg dia katakan dgn pastinya. Tapi argumen dan ayatnya yg digunakan menurut sy masuk akal. Salah satunya ttg asumsi dia ttg pelarian Kain. Bahwa ada orang2 yg diluar taman eden. Ini adalah org yg memiliki fisik berbeda dgn manusia. Namun yg dia sampaikan bukan berarti pandangan dia mengatakan bahwa ada manusia2 yg tdk memiliki roh. Justru Nee salah seorang yg prinsip dasarnya ttg roh manusia selain jiwa dan tubuh. Jadi dia sangat tdk mkn mengatakan kalau ada hidup manusia lain yg tdk memiliki roh. Ini tdk mungkin. Tapi ada penjelasan lain yg sy lebih menerimanya. Bukan ttg manusia tanpa roh. Jadi dia mengakui selain manusia adam dan keluarganya. Oleh karenanya dia menjelaskan juga ttg Kej 6:1-8. Maka muncullah orang2 yg disebut raksasa itu. Bukti2nya pun spt yg pd foto diatas. Silakan baca 2 Samuel 21 : 16-22 dan 1 Taw 20 : 4-8. Nah mengenai hal ini sy setuju dgn gunawan selama bukan mengenai manusia tanpa roh sebab jika demikian konsepnya maka akan berlawanan dgn hukum teologis ttg manusia itu sendiri yg terdiri atas roh, jiwa dan tubuh. Tapi konsep pemikirannya nanti sy blom ketemu.
point 3. sy setuju bahwa konteksnya ayat tersebut jelas, bukan untuk tafsiran yg spt itu. Hanya menjelaskan eden vs bukan eden. Mkn gunawan mau mencaro pendukung pemikiran ada yg lain diluar adam maka pake ayat ini. Sy juga agak setuju spt yg sy ungkapin diatas, tp sy kurang setuju pake ayat yg ini untuk jelasin adam punya kampung halaman. Bukan itu. Justru disini membuktikan bahwa ada eden dan diluar eden. Menurut Nee justru yg bukan adam itu tinggalnya diluar eden. Itu sebabnya mengapa Kain takut jika berjumpa dengan mereka. Ingat temuan manusia modern menemukan ttg dinosaurus dan manusia purba. Sy meyakini bahwa itu berkaitan dgn peristiwa seputar manusia dan eden. Nah kalo sy gak salah, manusia purba itulah yg ditakuti Kain yg hidup diluar Eden. Ukuran tubuhnya besar2. Dan spt pada 2 Sam 21 yg menjelaskan ukuran tubuh mereka sangatlah besar, jari mereka saja ada banyak. Kalo dibilang itu karena kelainan DNA, sy agak kurang setuju sebab tidak mungkin secara turun temurun ada. Org2 spt itu berasal dr satu turunan loh …
Nah sy sendiri bukan menganggap ini sbg sesuatu yg paling penting dalam hidup ini. Ya hanya menambah wawasan alkitab aja. Toh kita percaya yg mana juga tidak disalahkan selama yg kita percayai memiliki dasar ayat yg kita pahami benar. Yang terpenting adalah iman di dalam Yesus.
Kalau ingin membahas ini sebagai suatu intermezzo karena sama2 ingin tau bukan menjatuhkan silakan saja, sy juga malah suka untuk bertukar pendapat siapa tau dapet sesuatu yg baru dan masuk logika sy sebagai yg sy anggap benar. Paling tidak benar menurut sy. Tapi sy tidak mau melanggar prinsip dasar itu firman itu sendiri. Makanya sy tetap memegang prinsip manusia pertama adalah adam dan tidak ada manusia yg tidak memiliki roh. Nah Nee juga ada penjelasan kenapa dia berasumsi spt itu tp tetap meyakini bahwa adam ttp manusia pertama.
Thanks. Smeoga berguna untuk tukar informasi bukan untuk saling menjatuhkan.
Oleh: TJC on Februari 25, 2009
at 9:05 am
Terima kasih sdr Bobby atas postingannya, penjelasan diatas sudah cukup jelas, apalagi telah di tambah terjemahan-terjemahan.
Sdr Gunawan telah berpartisipasi menghangatkan pembahasan, tapi saya ragu apakah sdr Gunawan murni ingin bertanya atau hanya ingin mendebat doang. Karena contoh yang diberikannyapun sudah dalam konteks masa kini.
Old Testaments pada Alkitab adalah kitab-kitab suci yang sudah ada dari jaman dulu kalanya sebelum masehi.
Kalau ingin teori yang pola pikir ilmiah dan masuk logika ilmu pelajaran sekolah, silahkan percaya percaya pada teori evolusi Darwin, disana dikatakan nenek moyang manusia berasal dari kera.
Kalau ingin mempelajari Alkitab, silahkan merendahkan diri dan berdoa minta pertolongan Roh UlKudus. Tinggalkan dulu keinginan mencari-cari kesalahan pemahaman orang lain, karena akan sia-sia usaha yang begituan.
Pada Kitab Kejadian biasanya yang pertama ditulis adalah penghantar ( garis besarnya ) kemudian diulang lagi dengan tulisan lebih detail.
Salam !
Oleh: murid Yesus Christ on Maret 1, 2009
at 12:00 am
sdr.Gunawan Anda atheis yaaa….punya agama gk sech…????,menurut saya penjelasaan diatas sudah sangat bisa membuat mengerti anak SD….punya alkitab gk sech……Baca Donk…jangan cuma jadi tentengan hari minggu aja
Oleh: Billy KhieL on Maret 25, 2009
at 8:45 am
sdr gunawan..jangan campur aduk teori manusia dengan apa yg menjadi bagiannya Tuhan..nanti anda jadi gila!!..yg jelas,Adam adalah manusia pertama..diluar itu tidak ada yg lain…Adam punya rentang waktu hidup yg sangat panjang(hampir 1000 thn)..dan dikatakan dia punya banyak anak2 lain..scene Kain dan Habel terjadi disuatu saat yang tidak tentu dalam masa hidupnya Adam..jadi bukan di saat hanya ada Adam Hawa Kain dan Habel saja..tetapi dimana keturunannya yg lain pun sudah banyak…bahkan beranak cucu..jadi ga usah bingung tentang siapa istri Kain…atau siapa yang akan membunuhnya…saya rasa sudah cukup jelas…di atas semua itu…rendahkanlah hatimu dihadapan Tuhan…maka Ia yang akan memberi hikmat kepadamu…God bless you..
Oleh: hermanet on April 7, 2009
at 10:41 am
Kita itu mesti ingat satu hal, APAPUN YANG TERJADI, pada esensinya Karya Kristus itu TIDAK berubah, dan Allah Pencipta itu Kekal adanya.
Maksudnya?
Yah, mau ada UFO kek, mau si malaikat Samjael dkk jatuh di Kej 6 kek, mau ada Lilith sbg istri pertama Adam kek, mau malaikat yang berjalan di bumi jatuh dan berketurunan sehingga manusia hampa tanpa roh (mungkin aja, buktinya malaikat itu kan mahluk ada IQ tapi gak dari buku kehidupan) menjadi lahir MAKA disebut lahir dari daging dan bukan dari kehendak roh sehingga ia terhitung binasa, KAN GAK JADI SOAL TOKH????
Kan tetep aja Kristus Juruselamatnya. Maka terima aja konsep2 itu, PELAJARI, doakan, pilih yang mana kita yakini kalau mmg kita yakinnya disitu (Why 3:5).
Usai tokh, jadi kita gak ndablek dan saling gigit justru saling memperkaya.
Btw, saya TAHU BENAR apa yang saya bicarakan ini. Silahkan dilanjut menyelami misteri Tuhan…
Oleh: Cid on April 10, 2009
at 7:33 am
BTW, saya baca sebelumnya, ada tertulis, schema o israel, yhwh elohim yhwh echad..
Coba deh pahami Perbedaan El-Elohim dan YHWH sendiri. Terasa kok jelasnya.
Saya gak akan panjangin, bagi yang paham perbedaan ini akan mengerti kenapa kejadian 6 berbunyi bene el-elohim di text aslinya dan bukan bene addamah atau bani adam.
Bene elohim itu merujuk ke bani kudus atau the sons of Gos, the starry host (of heaven). Bene el elohim however, clearly shown dan hanya ada di Ayub: maka, ANAK-ANAK Allah menghadap YHWH dan Iblis pun ada disana. Ayub 1.
Jelas tokh Nephilim itu apa?
Singkat padat, sisanya bisa diresearch, jadi bukan omongan saya, tapi biblical, dan dari tuntunan Roh.
Satu hal lagi, selama pengalaman saya exorcist, keliatan betul kok betapa gelapnya dunia setan itu, dan jenglot juga gak natural tapi gak denied the facts mereka da dan bahwa para penyihir Firaun pun bahkan bisa menciptakan “mahluk hidup” (limited) seperti ular tongkat musa tokh.
Mudah aja kok semua. Gak usah di lebihkan, gak usah dikurangi satu iota pun, terima saja, resapi, tetap pegang iman pada Beliau, selesai kan..
Oleh: Cid on April 10, 2009
at 7:42 am
bapak bobby yg terhormat.sy ingin bertanya dgn anda beberapa poin…….. .1.bapak sudah baca Alkitab berapa kali Kej-Wahyu. 2.knp bapak tidak percaya ada Manusia sebelum Adam..saya ingin menjelaskan sejenak…… kej 1:27 Allah menciptakan laki2&perempuan.arti kata laki2 itu jamak(banyak)… Kej 2:7(Tunggal).itu sudah membuktikan bahwa Kej 1:27 sudah terjadi penciptaan Nephilim. 3.Kej 4:17 Kain dpt istri(wanita itu anak siapa)klo itu anak Adam,berarti bapak setuju ada Kawin sedarah pada saat itu.jika kain punya adik pasti jarak umurnya dgn adik2nya berbeda usia yg panjang.tdk mungkin adik2nya kain bisa membunuh kain yg lebih dewasa.kej 4:17kain punya istri,istrinya punya orang tua siapa orang tua istrinya Kain(sudah pasti besannya Adam)sedangkan Kej 4:25 Adam hanya memiliki anak Set itulah yg terjadi.kej 6:2.disitu anak2Allah bukanlah keturunan Set saja tapi semua keturunan Adam(kawin campur dengan anak-anak Manusia Nephilim)mungkin itu saja sekian dan terima kasih GBU ,ringkasan dari semuapertanyaan………… pada dasarnya sebelum Adam ada Manusia Kej 1:27(tdk memiliki roh,kepribadian seperti manusia.tetapi mati,mati saja tdk ada kehidupan yg akan datang Kej 2:7 Allah mengambil manusia nephilim yg unggul dan dihembuskan Roh yg hidup,sehingga dipisahkan antara Nephilim yg memiliki roh yaitu Adam&manusia Nephilim yg tdk memiliki roh.berikutnyasejarahIsrael. Israel (Yakub)dipilih oleh Allah sehingga keturunanya dinaungi Roh Allah.bangsa-bangsa lain mati,mati aja karna tdk memiliki Roh Allah .Roh Allah hanya menaungi Bangsa Israel.itulah PL.PB ada perubahan yg sangat signifikan dmana manusia2 yg memiliki Roh Kudus yg peroleh keselamatan,diluar itu manusia2 yg tdk memiliki Roh Kudus sudah pasti Binasa seperti Nephilim.bedanya Nephilim tidak menuju kehidupan yg kan datang,klo sekarang semua keturunan Adam diwajibkan memiliki Roh Kudus didlm roh jiwa orang2 percaya.diluar itu keturunan Adam yg tdk memiliki Roh Kudus pasti Binasa.katakan Amin.dizaman ini kita mendapatkan contoh yg baik dimana Kej 1:2 mengajarkan kita jgan pernh melakukan hub yg erat dgn manusia2 yg tdk memiliki Roh Kudus klo tdk mau binasa seperti KeturunanAdam&Nephilim.diluar Yesus semuanya Dusta,Roh Kudus Dlm Roh jiwa kita yg ada adlah Firman yg pnuh dgn Sukacita Allah.amin
Oleh: fendi on April 28, 2009
at 1:18 am
to all:
kasus pertanyaan nomor 2 dari sodara fendi
2.knp bapak tidak percaya ada Manusia sebelum Adam..saya ingin menjelaskan sejenak…… kej 1:27 Allah menciptakan laki2&perempuan.arti kata laki2 itu jamak(banyak)…
ujian yuxxxxx :
1. Uji akurat Alkitab
kalau ini sudah percaya mari lanjut ke yang ke 2
2. Uji Percaya Alkitab
kalau ini sudah ok lanjut maaang…
periksalah semua silsilah yang ditulis di dalam ALKITAB, ada begitu banyak (ditulis masa PL maupun masa PB yang berjarak ribuan tahun)
semuanya berujung pada Adam sebagai manusia pertama.
yang percaya teori penciptaan maka percaya adam sebagai manusia pertama,
yang percaya teori penciptaan tetapi meniadakan prinsip ex nihilo, telah terjadi evolusi mikro, yaitu mahluk masih akan menuju kesempurnaannya dari ketidak sempurnaannya, ujungnya tidak percaya bahwa ALLAH menciptakan dengen hanya berfirman.
kalau Allah menciptakan Adam dari pra-manusia mengartikan ALLAH telah ada dalam kurun waktu (tertangkap waktu, berada dalam dimensi waktu), artinya Dia bukanlah ALLAH.
Oleh: parhobass on Mei 22, 2009
at 1:59 pm
saya hanya ingin bertanya .menurut alkitab umur adam ?
Oleh: hardy on Juli 2, 2009
at 8:00 am
Menurut saya Manusia pertama di bumi ini adalah manusia yang disebut dengan bangsa Jawa. Tapi jangan salah duga. Jawa di sini bukan Jawa yang sekarang, tetapi penghuni Nusantara jaman dulu yang nantinya menurunkan semua bangsa di bumi. Saat itu manusia masih bisa berinteraksi langsung dengan malaikat. (coba cari sumber di internet dengan kata kunci layang joyoboyo)
Oleh: dwi wahyuono on Agustus 25, 2009
at 10:16 am