<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Roti Hidup</title>
	<atom:link href="http://bobbybutarbutar.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com</link>
	<description>Bread of Life in cyber world</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Nov 2009 15:18:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Kitab &#8211; Kitab Apokrifa oleh Apologetik Katolik</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/04/24/kitab-kitab-apokrifa/#comment-482</link>
		<dc:creator>Apologetik Katolik</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 15:18:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=14#comment-482</guid>
		<description>1. Kitab Deuterokanonika memang merupakan satu kesatuan dengan Kitab Perjanjian Lama (yang terdiri dari 46 kitab). Dalam edisi Vulgate (kitab Suci yang ditulis berdasarkan Septuagint, yaitu yang memuat kitab Perjanjian Lama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani pada tahun 250- 125 BC) Kitab Deuterokanonika termasuk di dalamnya, inilah yang dipakai oleh Gereja Katolik sampai sekarang. Maka benar bahwa di dalam Alkitab Katolik versi bahasa Inggris, memang kitab Deuterokanonika ini disatukan di dalam Perjanjian Lama. Jika di versi bahasa Indonesia dipisahkan, saya rasa itu kemungkinan karena pertimbangan kemudahan percetakan, dengan menggunakan dasar versi yang sudah ada dan diterima secara umum oleh semua umat Kristen di Indonesia.

2. Deuterokanonika adalah istilah yang dipakai setalah abad ke 16, yang artinya adalah yang termasuk dalam kanon kedua. Istilah ini dipakai untuk membedakan dengan kitab-kitab Perjanjian Lama lainnya yang diterima oleh gereja Protestan, yang disebut sebagai proto-canon. Kitab Deuterokanonika ini memang termasuk di dalam kanon Kitab Suci yang ditetapkan oleh Magisterium Gereja Katolik, dimulai oleh Paus Damaskus I (382) dan kemudian oleh Konsili Hippo (393) dan Konsili Carthage (397). Kita percaya mereka diinspirasikan oleh Roh Kudus untuk menentukan keotentikan kitab-kitab ini, berdasarkan ajaran- ajaran yang terkandung di dalamnya. Kitab- kitab Deuterokanonika ini, bersamaan dengan kitab-kitab lainnya dalam PL dan PB, dikutip oleh para Bapa Gereja di abad- abad awal untuk pengajaran iman, dan prinsip- prinsip pengajaran pada kitab Deoterokanonika ini berada dalam kesatuan dengan PL dan PB.

3. Sebenarnya, Martin Luther tidak membuang Kitab- kitab Deuterokanonika. Luther memasukkan kitab-kitab Deuterokanonika itu di dalam terjemahan kitab suci-nya yang pertama dalam bahasa Jerman. Kitab Deuterokanonika juga terdapat di dalam edisi pertama dari King James version (1611) dan cetakan Kitab Suci pertama yang disebut sebagai Guttenberg Bible (yang dicetak satu bada sebelum Konsili Trente 1546. Kenyataannya, kitab-kitab Deuterokanonika ini termasuk di dalam hampir semua Kitab Suci sampai Komite Edinburg dari the British Foreign Bible Society memotongnya pada tahun 1825. Sampai sebelum saat itu, setidaknya kitab Deiterokanonika masih termasuk dalam appendix dalam Alkitab Protestan. Maka secara historis dapat dibuktikan, bahwa bukan Gereja Katolik yang menambahkan kitab Deuterokanonika, namun gereja Protestan yang membuangnya.

Namun demikian memang diketahui bahwa Luther cenderung menilai kitab-kitab dalam Kitab suci seturut dengan penilaiannya sendiri. Misalnya, ia melihat kitab Ibrani, Yakobus, Yudas dan Wahyu sebagai kitab-kitab yang lebih rendah dibandingkan dengan kitab-kitab yang lain. Demikian juga dalam debatnya dengan Johannes Eck (1519) tentang Api Penyucian, maka ia merendahkan bukti yang diajukan oleh Eck yaitu kitab 2 Makabe 12, dengan merendahkan kitab-kitab Deuterokanonika secara keseluruhan. Ia juga mengatakan bahwa ketujuh kitab dalam Deuterokanonika tidak dikutip secara langsung di dalam PB. Namun jika ini acuannya, maka ada kitab-kitab yang lain dalam PL yang juga tidak dikutip dalam PB, seperti contohnya kitab Ezra, Nehemia, Ester, Pengkhotbah dan Kidung Agung, tetapi apakah kita akan membuang semua kitab-kitab itu? Tentu tidak bukan. Lagipula meskipun tidak ada kutipan langsung, namun ada banyak kutipan dalam PB yang mengacu pada apa yang tertulis dalam kitab Deuterokanonika. Contohnya, Ibr 11:35 tentang “Ibu-ibu yang menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab telah dibangkitkan. Beberapa disiksa dan tidak mau menerima pembebasan supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik….” ini mengacu kepada kisah seorang ibu yang menyerahkan ketujuh anak- anaknya dan akhirnya dirinya sendiri untuk disiksa, demi mempertahankan ketaatan mereka kepada hukum Taurat, seperti dikisahkan dalam kitab 2 Makabe 7. Kisah ini tidak ada di dalam kitab- kitab PL lainnya. Atau ayat 1 Korintus 2:10-11 yang mengajarkan bahwa manusia tidak dapat menyelami hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah yang telah ditulis dalam Yudith 8:14.

4. Catatan kaki yang terdapat pada kitab Deuterokanonika itu mengacu kepada ayat-ayat lain di dalam Alkitab yang mengisahkan hal yang sama/ serupa. Adanya kaitan ayat- ayat ini membuktikan bahwa kitab- kitab Deuterokanonika bukanlah kitab-kitab yang berdiri sendiri, melainkan merupakan kesatuan dengan kitab-kitab lainnya baik yang ada di PL maupun PB. Bahwa ada rujukan ke PL artinya ayat- ayat dalam kitab- kitab Deuterokanonika tersebut tersebut mengajarkan hal yang sama/ serupa dengan kitab- kitab PL lainnya, dan bahwa ada rujukan ke PB artinya pengajaran pada ayat- ayat kitab-kitab Deuterokanonika tersebut juga dikutip oleh para pengarang kitab- kitab PB, meskipun secara tidak langsung; atau prinsip pengajarannya diambil dan diajarkan kembali dalam PB.

Pada Alkitab The Jerusalem Bible, 1966, terbitan Dayton, Longman &amp; Todd, Ltd dan Double Day,  tercantum cukup banyak catatan pada ayat- ayat Kitab Deuterokanonika yang mengacu kepada ayat- ayat kitab-kitab lainnya di PL dan PB. Semua ini sungguh menjadi bukti yang kuat bahwa kitab-kitab Deuterokanonika ini sama-sama diinspirasikan oleh Roh Kudus, sama seperti kitab-kitab lainnya dalam PL dan PB.

5. Jika diperhatikan maka kita ketahui bahwa ayat- ayat di PB memang mengambil banyak referensi kepada pengajaran di PL. Ada yang dikutip sama persis, atau ada juga yang kemudian diperjelas ataupun disempurnakan. Dalam konteks inilah kita melihat nubuat pembunuhan kanak- kanak pada Keb 11:7, yang kemudian diperjelas dalam Mat 2:16 tentang pembunuhan bayi-bayi dan kanak-kanak di bawah umur 2 tahun pada jaman kaisar Herodes. Sedangkan contoh yang lain pada Mat 6:19-20 yang mengajarkan agar kita tidak menaruh perhatian kepada mengumpulkan harta dunia yang bermakna kosong, melainkan kepada harta surgawi, itu secara prinsip telah diajarkan dalam PL, yaitu Sir 29:8-12, Ayb 22:24-26; Mzm 62:10, Tob 4:9, selain juga diajarkan di PB, yaitu Yak 5:2-3, ataupun di ayat paralelnya pada Injil Lukas 12:33-34.

Contoh- contoh semacam ini banyak sekali. Maka, jika anda tertarik mempelajarinya, saya menganjurkan anda membeli buku the Jerusalem Bible, dan anda dapat melihatnya dengan lebih detail.

6. Sebenarnya alasan tidak menerima kitab-kitab Deuterokanonika karena orang-orang Yahudi sendiri menolak kitab-kitab tersebut adalah alasan yang sangat ‘absurd‘/ tidak masuk akal. Yang dimaksud di sini mungkin adalah bahwa kanon Ibrani yang ditetapkan oleh para rabi Yahudi dalam konsili Javneh/ Jamnia sekitar tahun 100,  hanya memuat 39 kitab PL, sedangkan Gereja Katolik berpegang pada Septuagint yang memuat 46 kitab (termasuk Deuterokanonika). Para rabi itu adalah orang -orang yang menolak Kristus, mereka tidak percaya kepada Kristus bahkan sampai saat ini. Bagaimanakah mereka dapat menentukan bagi Gereja, mana kitab yang diinspirasikan oleh Roh Kudus, dan mana yang tidak? Mereka (para rabi itu) menolak Kristus, lalu bagaimana sekarang kita dapat mengatakan bahwa mereka dipenuhi Roh Kudus untuk menentukan kanon Kitab Suci bagi Gereja?

Lagipula, jika kita mau secara obyektif melihat, selayaknya kita melihat pada penjelasan para pengarang Protestan yang bernama Gleason Archer dan G.C. Chirichigno membuat daftar yang menyatakan bahwa Perjanjian Baru mengutip Septuagint sebanyak 340 kali, dan hanya mengutip kanon Ibrani sebanyak 33 kali.[1] Dengan demikian, kita ketahui bahwa dalam Perjanjian Baru, terjemahan Septuagint dikutip sebanyak lebih dari 90%. Jangan lupa, seluruh kitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Dan kitab-kitab yang tertulis dalam bahasa Yunani inilah yang ditolak oleh para Rabi Yahudi. Tetapi apakah kitab-kitab PL yang tertulis dalam bahasa Yunani ini berarti tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus? Tentu tidak bukan. Meskipun ditulis bukan dalam bahasa Ibrani, kitab-kitab tersebut tetap orisinil dan asli, sebab memang pada saat itu bahasa yang umum digunakan adalah bahasa Yunani.

Catatan kaki:

   1. Gleason Archer dan G. C. Chirichigno, Old Testament Quotations in the New Testament: A Complete Survey (Chicago, IL: Moody Press, 1983), xxv-xxxii. [↩]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Kitab Deuterokanonika memang merupakan satu kesatuan dengan Kitab Perjanjian Lama (yang terdiri dari 46 kitab). Dalam edisi Vulgate (kitab Suci yang ditulis berdasarkan Septuagint, yaitu yang memuat kitab Perjanjian Lama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani pada tahun 250- 125 BC) Kitab Deuterokanonika termasuk di dalamnya, inilah yang dipakai oleh Gereja Katolik sampai sekarang. Maka benar bahwa di dalam Alkitab Katolik versi bahasa Inggris, memang kitab Deuterokanonika ini disatukan di dalam Perjanjian Lama. Jika di versi bahasa Indonesia dipisahkan, saya rasa itu kemungkinan karena pertimbangan kemudahan percetakan, dengan menggunakan dasar versi yang sudah ada dan diterima secara umum oleh semua umat Kristen di Indonesia.</p>
<p>2. Deuterokanonika adalah istilah yang dipakai setalah abad ke 16, yang artinya adalah yang termasuk dalam kanon kedua. Istilah ini dipakai untuk membedakan dengan kitab-kitab Perjanjian Lama lainnya yang diterima oleh gereja Protestan, yang disebut sebagai proto-canon. Kitab Deuterokanonika ini memang termasuk di dalam kanon Kitab Suci yang ditetapkan oleh Magisterium Gereja Katolik, dimulai oleh Paus Damaskus I (382) dan kemudian oleh Konsili Hippo (393) dan Konsili Carthage (397). Kita percaya mereka diinspirasikan oleh Roh Kudus untuk menentukan keotentikan kitab-kitab ini, berdasarkan ajaran- ajaran yang terkandung di dalamnya. Kitab- kitab Deuterokanonika ini, bersamaan dengan kitab-kitab lainnya dalam PL dan PB, dikutip oleh para Bapa Gereja di abad- abad awal untuk pengajaran iman, dan prinsip- prinsip pengajaran pada kitab Deoterokanonika ini berada dalam kesatuan dengan PL dan PB.</p>
<p>3. Sebenarnya, Martin Luther tidak membuang Kitab- kitab Deuterokanonika. Luther memasukkan kitab-kitab Deuterokanonika itu di dalam terjemahan kitab suci-nya yang pertama dalam bahasa Jerman. Kitab Deuterokanonika juga terdapat di dalam edisi pertama dari King James version (1611) dan cetakan Kitab Suci pertama yang disebut sebagai Guttenberg Bible (yang dicetak satu bada sebelum Konsili Trente 1546. Kenyataannya, kitab-kitab Deuterokanonika ini termasuk di dalam hampir semua Kitab Suci sampai Komite Edinburg dari the British Foreign Bible Society memotongnya pada tahun 1825. Sampai sebelum saat itu, setidaknya kitab Deiterokanonika masih termasuk dalam appendix dalam Alkitab Protestan. Maka secara historis dapat dibuktikan, bahwa bukan Gereja Katolik yang menambahkan kitab Deuterokanonika, namun gereja Protestan yang membuangnya.</p>
<p>Namun demikian memang diketahui bahwa Luther cenderung menilai kitab-kitab dalam Kitab suci seturut dengan penilaiannya sendiri. Misalnya, ia melihat kitab Ibrani, Yakobus, Yudas dan Wahyu sebagai kitab-kitab yang lebih rendah dibandingkan dengan kitab-kitab yang lain. Demikian juga dalam debatnya dengan Johannes Eck (1519) tentang Api Penyucian, maka ia merendahkan bukti yang diajukan oleh Eck yaitu kitab 2 Makabe 12, dengan merendahkan kitab-kitab Deuterokanonika secara keseluruhan. Ia juga mengatakan bahwa ketujuh kitab dalam Deuterokanonika tidak dikutip secara langsung di dalam PB. Namun jika ini acuannya, maka ada kitab-kitab yang lain dalam PL yang juga tidak dikutip dalam PB, seperti contohnya kitab Ezra, Nehemia, Ester, Pengkhotbah dan Kidung Agung, tetapi apakah kita akan membuang semua kitab-kitab itu? Tentu tidak bukan. Lagipula meskipun tidak ada kutipan langsung, namun ada banyak kutipan dalam PB yang mengacu pada apa yang tertulis dalam kitab Deuterokanonika. Contohnya, Ibr 11:35 tentang “Ibu-ibu yang menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab telah dibangkitkan. Beberapa disiksa dan tidak mau menerima pembebasan supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik….” ini mengacu kepada kisah seorang ibu yang menyerahkan ketujuh anak- anaknya dan akhirnya dirinya sendiri untuk disiksa, demi mempertahankan ketaatan mereka kepada hukum Taurat, seperti dikisahkan dalam kitab 2 Makabe 7. Kisah ini tidak ada di dalam kitab- kitab PL lainnya. Atau ayat 1 Korintus 2:10-11 yang mengajarkan bahwa manusia tidak dapat menyelami hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah yang telah ditulis dalam Yudith 8:14.</p>
<p>4. Catatan kaki yang terdapat pada kitab Deuterokanonika itu mengacu kepada ayat-ayat lain di dalam Alkitab yang mengisahkan hal yang sama/ serupa. Adanya kaitan ayat- ayat ini membuktikan bahwa kitab- kitab Deuterokanonika bukanlah kitab-kitab yang berdiri sendiri, melainkan merupakan kesatuan dengan kitab-kitab lainnya baik yang ada di PL maupun PB. Bahwa ada rujukan ke PL artinya ayat- ayat dalam kitab- kitab Deuterokanonika tersebut tersebut mengajarkan hal yang sama/ serupa dengan kitab- kitab PL lainnya, dan bahwa ada rujukan ke PB artinya pengajaran pada ayat- ayat kitab-kitab Deuterokanonika tersebut juga dikutip oleh para pengarang kitab- kitab PB, meskipun secara tidak langsung; atau prinsip pengajarannya diambil dan diajarkan kembali dalam PB.</p>
<p>Pada Alkitab The Jerusalem Bible, 1966, terbitan Dayton, Longman &amp; Todd, Ltd dan Double Day,  tercantum cukup banyak catatan pada ayat- ayat Kitab Deuterokanonika yang mengacu kepada ayat- ayat kitab-kitab lainnya di PL dan PB. Semua ini sungguh menjadi bukti yang kuat bahwa kitab-kitab Deuterokanonika ini sama-sama diinspirasikan oleh Roh Kudus, sama seperti kitab-kitab lainnya dalam PL dan PB.</p>
<p>5. Jika diperhatikan maka kita ketahui bahwa ayat- ayat di PB memang mengambil banyak referensi kepada pengajaran di PL. Ada yang dikutip sama persis, atau ada juga yang kemudian diperjelas ataupun disempurnakan. Dalam konteks inilah kita melihat nubuat pembunuhan kanak- kanak pada Keb 11:7, yang kemudian diperjelas dalam Mat 2:16 tentang pembunuhan bayi-bayi dan kanak-kanak di bawah umur 2 tahun pada jaman kaisar Herodes. Sedangkan contoh yang lain pada Mat 6:19-20 yang mengajarkan agar kita tidak menaruh perhatian kepada mengumpulkan harta dunia yang bermakna kosong, melainkan kepada harta surgawi, itu secara prinsip telah diajarkan dalam PL, yaitu Sir 29:8-12, Ayb 22:24-26; Mzm 62:10, Tob 4:9, selain juga diajarkan di PB, yaitu Yak 5:2-3, ataupun di ayat paralelnya pada Injil Lukas 12:33-34.</p>
<p>Contoh- contoh semacam ini banyak sekali. Maka, jika anda tertarik mempelajarinya, saya menganjurkan anda membeli buku the Jerusalem Bible, dan anda dapat melihatnya dengan lebih detail.</p>
<p>6. Sebenarnya alasan tidak menerima kitab-kitab Deuterokanonika karena orang-orang Yahudi sendiri menolak kitab-kitab tersebut adalah alasan yang sangat ‘absurd‘/ tidak masuk akal. Yang dimaksud di sini mungkin adalah bahwa kanon Ibrani yang ditetapkan oleh para rabi Yahudi dalam konsili Javneh/ Jamnia sekitar tahun 100,  hanya memuat 39 kitab PL, sedangkan Gereja Katolik berpegang pada Septuagint yang memuat 46 kitab (termasuk Deuterokanonika). Para rabi itu adalah orang -orang yang menolak Kristus, mereka tidak percaya kepada Kristus bahkan sampai saat ini. Bagaimanakah mereka dapat menentukan bagi Gereja, mana kitab yang diinspirasikan oleh Roh Kudus, dan mana yang tidak? Mereka (para rabi itu) menolak Kristus, lalu bagaimana sekarang kita dapat mengatakan bahwa mereka dipenuhi Roh Kudus untuk menentukan kanon Kitab Suci bagi Gereja?</p>
<p>Lagipula, jika kita mau secara obyektif melihat, selayaknya kita melihat pada penjelasan para pengarang Protestan yang bernama Gleason Archer dan G.C. Chirichigno membuat daftar yang menyatakan bahwa Perjanjian Baru mengutip Septuagint sebanyak 340 kali, dan hanya mengutip kanon Ibrani sebanyak 33 kali.[1] Dengan demikian, kita ketahui bahwa dalam Perjanjian Baru, terjemahan Septuagint dikutip sebanyak lebih dari 90%. Jangan lupa, seluruh kitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Dan kitab-kitab yang tertulis dalam bahasa Yunani inilah yang ditolak oleh para Rabi Yahudi. Tetapi apakah kitab-kitab PL yang tertulis dalam bahasa Yunani ini berarti tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus? Tentu tidak bukan. Meskipun ditulis bukan dalam bahasa Ibrani, kitab-kitab tersebut tetap orisinil dan asli, sebab memang pada saat itu bahasa yang umum digunakan adalah bahasa Yunani.</p>
<p>Catatan kaki:</p>
<p>   1. Gleason Archer dan G. C. Chirichigno, Old Testament Quotations in the New Testament: A Complete Survey (Chicago, IL: Moody Press, 1983), xxv-xxxii. [↩]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Misteri angka 13 oleh easy man</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2009/11/10/kenapa-mesti-takut-angka-13/#comment-480</link>
		<dc:creator>easy man</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 08:13:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=464#comment-480</guid>
		<description>bagaimana tanggapan Anda mengenai hari kiamat ? apaka 2012 atau 2021 yang mana yang benar ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana tanggapan Anda mengenai hari kiamat ? apaka 2012 atau 2021 yang mana yang benar ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bahtera (Kapal) Nuh Ditemukan di Turki oleh USA</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/11/13/bahtera-kapal-nuh-ditemukan-di-turki/#comment-478</link>
		<dc:creator>USA</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 14:35:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=164#comment-478</guid>
		<description>di salah satu sastra Agama Hindu pun ada membahas banjir bandang dan bahtera raksasa, tapi nama di tokoh Hindu ini Raja Manuh, cikal bakal kata manusia. Satu-satunya manusia yang selamat bersama ribuan binatang. Ceritanya mirip dengan yang Alquran dan Alkitab. Kita satu manusia yang mempunyai sejarah sama, tolong jangan berkelahi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>di salah satu sastra Agama Hindu pun ada membahas banjir bandang dan bahtera raksasa, tapi nama di tokoh Hindu ini Raja Manuh, cikal bakal kata manusia. Satu-satunya manusia yang selamat bersama ribuan binatang. Ceritanya mirip dengan yang Alquran dan Alkitab. Kita satu manusia yang mempunyai sejarah sama, tolong jangan berkelahi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bahtera (Kapal) Nuh Ditemukan di Turki oleh putra</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/11/13/bahtera-kapal-nuh-ditemukan-di-turki/#comment-477</link>
		<dc:creator>putra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 10:29:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=164#comment-477</guid>
		<description>gw cuma menanggapi comennya 
&quot; Kautsar. on September 15, 2009 
at 10:05 pm &quot;. 


Anda katakan ada &quot;PEMBATALAN&quot;  tidak ada yang namanya  &quot;PEMBATALAN&quot;  terhadap firman TUHAN..  

Firman itu tetaplah firman, karna Tuhan tidak akan pernah mengingkari janjinya kepada kita umatnya.
Jadi anda jangan pernah mengatakan Allah membatalkan..apalagi anda sempat mengatakan Tuhan Yesus yang di Imani oleh Agama kristen sebagai Tuhan. tidak benar bahwa Dia(Yesus) yang wafat di kayu salip dan bahkan yang wafat di kayu salip itu hanyalah orangyang mirip dengannya.
saya katakan bahwa pernyataan anda itu sangatlah SALAH..
Dan ahirnya saya mengatakan juga :
( &quot; Woy…. yang non Kristen Protestan/khatolik, Klo mw tau kebenarannya Baca ALKITAP... &quot; ).
Ahir kata saya simpulkan anda jangan terlalu lancang berbicara.
silahkan ambil yang positifnya saja saudaraku.
&quot; ingat kita ini manusia &quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw cuma menanggapi comennya<br />
&#8221; Kautsar. on September 15, 2009<br />
at 10:05 pm &#8220;. </p>
<p>Anda katakan ada &#8220;PEMBATALAN&#8221;  tidak ada yang namanya  &#8220;PEMBATALAN&#8221;  terhadap firman TUHAN..  </p>
<p>Firman itu tetaplah firman, karna Tuhan tidak akan pernah mengingkari janjinya kepada kita umatnya.<br />
Jadi anda jangan pernah mengatakan Allah membatalkan..apalagi anda sempat mengatakan Tuhan Yesus yang di Imani oleh Agama kristen sebagai Tuhan. tidak benar bahwa Dia(Yesus) yang wafat di kayu salip dan bahkan yang wafat di kayu salip itu hanyalah orangyang mirip dengannya.<br />
saya katakan bahwa pernyataan anda itu sangatlah SALAH..<br />
Dan ahirnya saya mengatakan juga :<br />
( &#8221; Woy…. yang non Kristen Protestan/khatolik, Klo mw tau kebenarannya Baca ALKITAP&#8230; &#8221; ).<br />
Ahir kata saya simpulkan anda jangan terlalu lancang berbicara.<br />
silahkan ambil yang positifnya saja saudaraku.<br />
&#8221; ingat kita ini manusia &#8220;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bahtera (Kapal) Nuh Ditemukan di Turki oleh Donal Eryxon Lumbangaol</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/11/13/bahtera-kapal-nuh-ditemukan-di-turki/#comment-476</link>
		<dc:creator>Donal Eryxon Lumbangaol</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 12:07:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=164#comment-476</guid>
		<description>Kalian adalah orang bodoh yang terpecah karena agama...kita harus sadar...kalo smwa kita smua adu argumen pndapat trus, kpan kita bisa maju????
@Jary devil:Sepertinya Anda adalah salah satu Orang yang kurang mengerti sejarah,kalau anda berpendapat demikian ganti aja namamu jadi &quot;Setan&quot;(devil). jngan sok mengatur bahasa...
nama boleh beda tapi orang kan tetap sama!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalian adalah orang bodoh yang terpecah karena agama&#8230;kita harus sadar&#8230;kalo smwa kita smua adu argumen pndapat trus, kpan kita bisa maju????<br />
@Jary devil:Sepertinya Anda adalah salah satu Orang yang kurang mengerti sejarah,kalau anda berpendapat demikian ganti aja namamu jadi &#8220;Setan&#8221;(devil). jngan sok mengatur bahasa&#8230;<br />
nama boleh beda tapi orang kan tetap sama!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Baptisan Selam oleh Arota Dharma</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/04/24/baptisan-selam/#comment-475</link>
		<dc:creator>Arota Dharma</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 09:52:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=11#comment-475</guid>
		<description>Dan seperti yg sdh saya sampaikan diatas,bhwa pelbagai pembaptisan yaitu baptis selam,siram dan percik brtentangan dgn firman Tuhan dan bukan ajaran Kristus dan klo tetap dilakukan adalah sia-sia.dan firman Tuhan mengatakan kita harus satu baptisan. Dan kita ketahui semua kita merasa benar dengan cara baptisan kita masing2,tetapi menurut firman Tuhan adlh tidak benar,oleh karena itu agar kita fokus dan mendapat kebenaran yg sesuai dgn ajaran Kristus.otomatis pastilah mencari satu baptisan yg benar.Tuhan Yesus adlh kebenaran,dan Ia memilih cara diselamkan.bukan karena baptisan selam adlh suatu kebenaran,melainkan karena Ia telah memilih  dengan cara diselamkan sehingga pembaptisan dgn cara selam adalah MUTLAK BENAR!dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun,kecuali mereka2 yg tidak mengakui Yesus sbagai juruslamat dan Tuhan.dan klo ada tetap jg org yg mempertahankan baptis air dgn cara percik dan siram,itu adlh hak masing2.tetapi firman Tuhan jelas mengatakan pelbagai pembaptisan adlh bukan ajaran Kristus dan sia2.lalu bagaimana dgn pembaptisan bayi? Begini,kalo bayi itu tahu ia mau dibaptis,ia pasti menahan nafas saat diselamkan.ini klo pembaptisan sesuai dgn firman Tuhan yg adlh selam.kenyataannyakan orgtua kan tahu,bhwa bayi tersebut tdk mungkin diselamkan.karena mmg bayi tersebut tdk tahu mau dibaptis.sesuai dengan firman Tuhan,tidak ada satu ayat pun yang mendukung pembaptisan bayi baik secara langsung(explicit) maupun secara tidak langsung(implicit).dan mengenai kepala penjara di Filipi yang dibaptis beserta keluarganya,jelas dikatakan bhwa &quot;seluruh keluarganya&quot; yang &quot;mendengar&quot; firman Tuhanlah yang dibaptis.dan kalau ada yang berpendapat ada bayi/anak2 dibaptis dirumah itu,jelas itu adalah &quot;pendapat/tafsir mereka sendiri&quot; karena jelas firman Tuhan sama sekali tidak mengatakan hal itu.mengenai Kis 2:38-39.Petrus mengatakan: bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dlm nama  Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu,maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak2mu dan bagi org yg masih jauh,yaitu sebanyak yg akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.sangat jelas sekali dikatakan agar &quot;KAMU MASING2 MEMBERI DIRIMU DIBAPTIS&quot; jelas sangat pribadi.jadi bagaimana dgn bayi dan anak2 kecil?firman Tuhan jelas mengatakan: kamu memberi diri dibaptis, kamu menerima &quot;pengampunan&quot; dan menerima &quot;karunia Roh Kudus&quot;dan perhatikan &quot;TUHAN BERJANJI&quot; kepada org percaya dan dibaptis,anak2 mereka pun menerima janji Tuhan juga.tdk ada samasekali perintah Tuhan menyuruh org percaya untuk membaptiskan anak2 mereka.melainkan anak2 org percaya terhisab ddalam perjanjian tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dan seperti yg sdh saya sampaikan diatas,bhwa pelbagai pembaptisan yaitu baptis selam,siram dan percik brtentangan dgn firman Tuhan dan bukan ajaran Kristus dan klo tetap dilakukan adalah sia-sia.dan firman Tuhan mengatakan kita harus satu baptisan. Dan kita ketahui semua kita merasa benar dengan cara baptisan kita masing2,tetapi menurut firman Tuhan adlh tidak benar,oleh karena itu agar kita fokus dan mendapat kebenaran yg sesuai dgn ajaran Kristus.otomatis pastilah mencari satu baptisan yg benar.Tuhan Yesus adlh kebenaran,dan Ia memilih cara diselamkan.bukan karena baptisan selam adlh suatu kebenaran,melainkan karena Ia telah memilih  dengan cara diselamkan sehingga pembaptisan dgn cara selam adalah MUTLAK BENAR!dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun,kecuali mereka2 yg tidak mengakui Yesus sbagai juruslamat dan Tuhan.dan klo ada tetap jg org yg mempertahankan baptis air dgn cara percik dan siram,itu adlh hak masing2.tetapi firman Tuhan jelas mengatakan pelbagai pembaptisan adlh bukan ajaran Kristus dan sia2.lalu bagaimana dgn pembaptisan bayi? Begini,kalo bayi itu tahu ia mau dibaptis,ia pasti menahan nafas saat diselamkan.ini klo pembaptisan sesuai dgn firman Tuhan yg adlh selam.kenyataannyakan orgtua kan tahu,bhwa bayi tersebut tdk mungkin diselamkan.karena mmg bayi tersebut tdk tahu mau dibaptis.sesuai dengan firman Tuhan,tidak ada satu ayat pun yang mendukung pembaptisan bayi baik secara langsung(explicit) maupun secara tidak langsung(implicit).dan mengenai kepala penjara di Filipi yang dibaptis beserta keluarganya,jelas dikatakan bhwa &#8220;seluruh keluarganya&#8221; yang &#8220;mendengar&#8221; firman Tuhanlah yang dibaptis.dan kalau ada yang berpendapat ada bayi/anak2 dibaptis dirumah itu,jelas itu adalah &#8220;pendapat/tafsir mereka sendiri&#8221; karena jelas firman Tuhan sama sekali tidak mengatakan hal itu.mengenai Kis 2:38-39.Petrus mengatakan: bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dlm nama  Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu,maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak2mu dan bagi org yg masih jauh,yaitu sebanyak yg akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.sangat jelas sekali dikatakan agar &#8220;KAMU MASING2 MEMBERI DIRIMU DIBAPTIS&#8221; jelas sangat pribadi.jadi bagaimana dgn bayi dan anak2 kecil?firman Tuhan jelas mengatakan: kamu memberi diri dibaptis, kamu menerima &#8220;pengampunan&#8221; dan menerima &#8220;karunia Roh Kudus&#8221;dan perhatikan &#8220;TUHAN BERJANJI&#8221; kepada org percaya dan dibaptis,anak2 mereka pun menerima janji Tuhan juga.tdk ada samasekali perintah Tuhan menyuruh org percaya untuk membaptiskan anak2 mereka.melainkan anak2 org percaya terhisab ddalam perjanjian tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Baptisan Selam oleh Arota Dharma</title>
		<link>http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/04/24/baptisan-selam/#comment-474</link>
		<dc:creator>Arota Dharma</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:59:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/?p=11#comment-474</guid>
		<description>Syalom..menarik perkataan saudara Fery,pertanyaannya adlh:apa kita telah melakukan seluruh kehendak Tuhan?saya ingin berbagi kepada saudara Fery ddalam Tuhan Yesus.begini,apakah yg disebut kehendak Allah?kehendak Allah adlh segala sesuatu yg dperintahkan/difirmankanNya untuk dilakukan,dituruti/ditaati oleh ciptaannya terutama manusia yg adlh segambar dgn Allah, dan khususnya lg adlh kita yg percaya kepada Allah Bapa yg kita kenal didalam Tuhan Yesus .segala ssuatu perintah firman Tuhan itu adlah:melakukan seluruh perintah firman Tuhan dengan TEPAT! DAN BENAR! SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN ITU SENDIRI(contoh sederhana:Nuh dan Musa dalam melakukan perintah Tuhan membuat bahtera dan kemah Allah dengan TEPAT DAN BENAR sesuai dgn firman Tuhan.contoh:mereka disuruh potong kayu dgn ukuran 12meter,pasti mereka potong 12meter tdk kurang dan tidak lebih,kalo disuruh pakai kayu penaga,mereka pasti pakai kayu penaga.mereka jelas tidak pakai kayu kelapa.semua tepat seperti perintah Tuhan).dan dalam konteks ini yaitu baptisan,adlh perintah Tuhan Yesus yg hrs kita taati untuk kita lakukan setepat2nya.sperti kita tahu bhw baptis dlm bahasa Yunani adlh:bapto-kata kerja baptizo yg &quot;MENURUT&quot;para pakar bahasa paling tdk adlh:SELAM,SIRAM dan PERCIK.jadi kalau kita melihatnya jelas bhw paling tdk ketiga arti kata trsebut mgisyaratkan adlh CARA PEMBAPTISAN.dan sebahagian pengikut Kristus percaya bhw apabila ditambahkan FORMULA didalam nama ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS berarti syah-lah pembaptisan tersebut.inilah pendapat menurut sebahagian saudara2 seiman.pertanyaannya adlh: APAKAH INI ADALAH FIRMAN TUHAN/KEHENDAK TUHAN? Sesuai dgn firman Tuhan didalam Ibrani 6:1-2.mgatakan bhwa:AJARAN KRISTUS sama sekali TIDAK PERNAH MENGAJARKAN AJARAN PELBAGAI PEMBAPTISAN,melainkan  mengajarkan umat Tuhan untuk satu Tuhan,satu iman,.&quot;SATU BAPTISAN&quot;(Ef 4:5).apa yg dmaksud Paulus dgn PELBAGAI PEMBAPTISAN?jelas adlh yg sering menjadi permasalahan/perselisihan didalam tubuh Kristus itu sendiri,yaitu adlh berbagai cara pembaptisan itu sendiri,yaitu:BAPTIS SELAM,BAPTIS SIRAM DAN BAPTIS PERCIK.inilah yg disebut &quot;pelbagai pembaptisan&quot;.dan Paulus dgn tegas mengatakan ajaran pelbagai pembaptisan adlh &quot;SIA-SIA&quot;! Walaupun ditambahkan dgn Formula didalam nama Allah Bapa,Putera dan Roh Kudus adlh &quot;TIDAK TEPAT&quot; dan &quot;TIDAK SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN&quot;.lalu apa yg dimaksud dgn &quot;SATU BAPTISAN&quot;?saudara2 seiman sering berpikir bhwa satu baptisan adalah:FORMULA-SATU DIDALAM NAMA ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.padahal sebenarnya adalah: SEGENAP/SELURUH/SEGALA APA YANG TERMAKTUB DIDALAM BAPTISAN ITU SENDIRI,yaitu:SYARAT2 BAPTISAN yg adalah: 1.PERCAYA.
 2.DIDALAM FORMULA ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.
Dan termasuk juga
3.&quot;CARA BAPTISAN&quot;. DENGAN DASAR TUHAN YESUS KRISTUS SEBAGAI PATRON,ACUAN,CONTOH TELADAN BAGI KITA MURID2 dan PENGIKUT2-NYA.pertanyaannya adlh:mengapa Tuhan Yesus yang menjadi patron,acuan dan contoh teladan bagi kita?  Karena Tuhan Yesus kita yakin dan sepakat apa yg dilakukanNya PASTI ADALAH BENAR,KARENA SEGALA SESUATU YANG DILAKUKAN-NYA ADALAH SELURUHNYA KEHENDAK ALLAH BAPA,BAHKAN SAMPAI SEDETIL2NYA termasuk juga &quot;CARA PEMBAPTISAN-NYA.klo kita melihat,mendengar dan menghayati,pendapat yg dikatakan oleh para pakar,ahli2 Theologia dan seluruh umat yg mengerti baptis dan meyakininya apa itu baptis selam,baptis siram atau baptis percik.percayalah,semuanya pasti merasa BENAR!dan kita pasti terus bertengkar karena semuanya merasa BENAR!pertanyaannya:APAKAH BENAR MENURUT FIRMAN TUHAN YANG MENGATAKAN KITA HARUS SATU BAPTISAN?kalau menurut firman Tuhan semuanya adalah:SALAH!! Karena PELBAGAI PEMBAPTISAN BUKANLAH AJARAN KRISTUS DAN SEMUANYA ADALAH: SIA-SIA!!!
Walaupun didalam formula nama ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.
Jadi cara pembaptisan apakah yang benar?cara pembaptisan yang benar adalah PEMBAPTISAN YANG DILAKUKAN TUHAN YESUS KRISTUS.
Cara pembaptisan apa yg dilakukan Tuhan Yesus? Sesuai dengan firman Tuhan,Tuhan Yesus telah &quot;MEMILIH&quot; CARA PEMBAPTISAN DENGAN CARA DISELAMKAN.dan sesuai dengan sejarah pada waktu itu sendiri.dan kalo ada org yang menolak hal ini,orang itu sebenarnya adalah &quot;ORANG-ORANG YANG BENAR-BENAR KERAS KEPALA&quot;.mari kita sebagai pengikutTuhan Yesus rela dan rendahkan diri dihadapan-Nya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syalom..menarik perkataan saudara Fery,pertanyaannya adlh:apa kita telah melakukan seluruh kehendak Tuhan?saya ingin berbagi kepada saudara Fery ddalam Tuhan Yesus.begini,apakah yg disebut kehendak Allah?kehendak Allah adlh segala sesuatu yg dperintahkan/difirmankanNya untuk dilakukan,dituruti/ditaati oleh ciptaannya terutama manusia yg adlh segambar dgn Allah, dan khususnya lg adlh kita yg percaya kepada Allah Bapa yg kita kenal didalam Tuhan Yesus .segala ssuatu perintah firman Tuhan itu adlah:melakukan seluruh perintah firman Tuhan dengan TEPAT! DAN BENAR! SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN ITU SENDIRI(contoh sederhana:Nuh dan Musa dalam melakukan perintah Tuhan membuat bahtera dan kemah Allah dengan TEPAT DAN BENAR sesuai dgn firman Tuhan.contoh:mereka disuruh potong kayu dgn ukuran 12meter,pasti mereka potong 12meter tdk kurang dan tidak lebih,kalo disuruh pakai kayu penaga,mereka pasti pakai kayu penaga.mereka jelas tidak pakai kayu kelapa.semua tepat seperti perintah Tuhan).dan dalam konteks ini yaitu baptisan,adlh perintah Tuhan Yesus yg hrs kita taati untuk kita lakukan setepat2nya.sperti kita tahu bhw baptis dlm bahasa Yunani adlh:bapto-kata kerja baptizo yg &#8220;MENURUT&#8221;para pakar bahasa paling tdk adlh:SELAM,SIRAM dan PERCIK.jadi kalau kita melihatnya jelas bhw paling tdk ketiga arti kata trsebut mgisyaratkan adlh CARA PEMBAPTISAN.dan sebahagian pengikut Kristus percaya bhw apabila ditambahkan FORMULA didalam nama ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS berarti syah-lah pembaptisan tersebut.inilah pendapat menurut sebahagian saudara2 seiman.pertanyaannya adlh: APAKAH INI ADALAH FIRMAN TUHAN/KEHENDAK TUHAN? Sesuai dgn firman Tuhan didalam Ibrani 6:1-2.mgatakan bhwa:AJARAN KRISTUS sama sekali TIDAK PERNAH MENGAJARKAN AJARAN PELBAGAI PEMBAPTISAN,melainkan  mengajarkan umat Tuhan untuk satu Tuhan,satu iman,.&#8221;SATU BAPTISAN&#8221;(Ef 4:5).apa yg dmaksud Paulus dgn PELBAGAI PEMBAPTISAN?jelas adlh yg sering menjadi permasalahan/perselisihan didalam tubuh Kristus itu sendiri,yaitu adlh berbagai cara pembaptisan itu sendiri,yaitu:BAPTIS SELAM,BAPTIS SIRAM DAN BAPTIS PERCIK.inilah yg disebut &#8220;pelbagai pembaptisan&#8221;.dan Paulus dgn tegas mengatakan ajaran pelbagai pembaptisan adlh &#8220;SIA-SIA&#8221;! Walaupun ditambahkan dgn Formula didalam nama Allah Bapa,Putera dan Roh Kudus adlh &#8220;TIDAK TEPAT&#8221; dan &#8220;TIDAK SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN&#8221;.lalu apa yg dimaksud dgn &#8220;SATU BAPTISAN&#8221;?saudara2 seiman sering berpikir bhwa satu baptisan adalah:FORMULA-SATU DIDALAM NAMA ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.padahal sebenarnya adalah: SEGENAP/SELURUH/SEGALA APA YANG TERMAKTUB DIDALAM BAPTISAN ITU SENDIRI,yaitu:SYARAT2 BAPTISAN yg adalah: 1.PERCAYA.<br />
 2.DIDALAM FORMULA ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.<br />
Dan termasuk juga<br />
3.&#8221;CARA BAPTISAN&#8221;. DENGAN DASAR TUHAN YESUS KRISTUS SEBAGAI PATRON,ACUAN,CONTOH TELADAN BAGI KITA MURID2 dan PENGIKUT2-NYA.pertanyaannya adlh:mengapa Tuhan Yesus yang menjadi patron,acuan dan contoh teladan bagi kita?  Karena Tuhan Yesus kita yakin dan sepakat apa yg dilakukanNya PASTI ADALAH BENAR,KARENA SEGALA SESUATU YANG DILAKUKAN-NYA ADALAH SELURUHNYA KEHENDAK ALLAH BAPA,BAHKAN SAMPAI SEDETIL2NYA termasuk juga &#8220;CARA PEMBAPTISAN-NYA.klo kita melihat,mendengar dan menghayati,pendapat yg dikatakan oleh para pakar,ahli2 Theologia dan seluruh umat yg mengerti baptis dan meyakininya apa itu baptis selam,baptis siram atau baptis percik.percayalah,semuanya pasti merasa BENAR!dan kita pasti terus bertengkar karena semuanya merasa BENAR!pertanyaannya:APAKAH BENAR MENURUT FIRMAN TUHAN YANG MENGATAKAN KITA HARUS SATU BAPTISAN?kalau menurut firman Tuhan semuanya adalah:SALAH!! Karena PELBAGAI PEMBAPTISAN BUKANLAH AJARAN KRISTUS DAN SEMUANYA ADALAH: SIA-SIA!!!<br />
Walaupun didalam formula nama ALLAH BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.<br />
Jadi cara pembaptisan apakah yang benar?cara pembaptisan yang benar adalah PEMBAPTISAN YANG DILAKUKAN TUHAN YESUS KRISTUS.<br />
Cara pembaptisan apa yg dilakukan Tuhan Yesus? Sesuai dengan firman Tuhan,Tuhan Yesus telah &#8220;MEMILIH&#8221; CARA PEMBAPTISAN DENGAN CARA DISELAMKAN.dan sesuai dengan sejarah pada waktu itu sendiri.dan kalo ada org yang menolak hal ini,orang itu sebenarnya adalah &#8220;ORANG-ORANG YANG BENAR-BENAR KERAS KEPALA&#8221;.mari kita sebagai pengikutTuhan Yesus rela dan rendahkan diri dihadapan-Nya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
